Komsat Untirta Serang walkout!!
Hei, ada apa ini? Musda-Media yang hari Sabtu lalu datang ngintip finalnya Futsal di Onefutsal Pakupatan disambut dengan aksi walkout-nya komsat Untirta Serang yang dikomandoi oleh ketuanya AKh Ihya. Usut punya usut ternyata mereka kecewa sodara-sodara. Kecewanya apa dan kenapa, kalau mau tahu baca aja Musda Mags di Musda VI nanti ya. Sekarang mending Qta bahas hasil final futsalnya. 8-0, kekalahan telak yang diderita oleh Tim Kamda. Padahal, nih, yang turun para jawaranya yang langsung dipimpin ma Akh Ade Imat Ketua KAMMI Banten. 8 gol yang bersarang di gawang yang dijaga Akh Hendra masing-masing disumbang oleh Akh Santa (4 gol), dan 3 gol sisa oleh 2 rekannya.
Tim Kamda yang sore itu diperkuat oleh Ade Imat, Anam, Mumu, Heru, Ali, Yuda, dan Hendra sebagai penjaga gawang tidak mampu membalas satu gol pun ke gawang UPI Serang. Ini Kamda yang ga’ bisa main (^_^) apa memang UPI-nya hebat ya?
Di pertandingan sebelumnya Sabtu (6/12) lalu sebelum melaju ke final Kamda berhasil mengalahkan Untirta Serang dalam drama adu penalti. Dan UPI mengkandaskan impian komsat IAIN melaju ke final. Komsat Untirta Cilegon kemana ya? Kok ga’ ikut tanding?
Yang jadi PJ acara ini AKh Deni “Frensiip” yang juga merangkap sebagai wasit.
Di tempat berbeda dua jam sebelumnya, giliran para akhwat yang sibuk.
Lomba masak berbahan dasar tahu diikuti oleh departemen- departemen dan 2 komisariat. Dari Sosmas ada Ukhti Santi yang bikin perkedel tahu-jagung, Binsat ada Ukhti Irma yang sepagian nyiapin bakso tahu, Bendahara Jeng Yani menyertakan masakan berjudul kembang goyang tahu sebagai peserta. Dan Departemen KP yang telat datangnya siap dengan pepes tahu hangatnya. BKM yang notabene pengurusnya akhwat semua malah tidak ikut lomba. Tapi Ukhti Imas sibuk jadi panitia. Lumayan, daripada Humas yang enggak ikut lomba jadi panitia juga enggak (he..he..).
Dua komsat yang berpartisipasi adalah Komsat Untirta Serang yang berhasil mengubah tahu menjadi puding tahu. Tahu yang biasanya asin bisa jadi manis juga ya. Dan enak!
Dan tentu saja komsat IAIN yang tidak pernah absen ikut lomba ini. Bahkan sampai mengirim dua utusan. Masakan yang mereka buat adalah pecel tahu ala semarang (giamana bentuknya ya?) . Satu lagi menu mereka adalah tahu dan tahu-tahu enak . Eits, bukan ding! Mereka bikin perkedel tahu tanpa jagung dengan isi kentang.
Yang jadi juri lomba masak ada Teh Erna, Teh…(Istri Akh Kurniadi), dan Ketua KAMMI Banten Akh Ade Imat.
Tahu, semua tahu, mau tahu siapa yang menang?
Tungguin ‘tar di Musda tanggal 27-28 Desember 2008. (Mey)