KAMMI Banten’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Demam Facebook February 28, 2009

Filed under: Celoteh Humas — kammibanten @ 3:28 am

Wah..wah..ternyata Indonesia adalah negara ketiga terbesar pengguna facebook. Jejaring sosial satu ini udah ngalahin friendster deh. Kayaknya ga’ gaul kalau tidak punya facebook. Begitu pula nih sama aktivis KAMMI Banten. Mainannya sekarang fb euy! Makanya kami dari Departemen Hubungan Masyarakat ikutan juga punya fb. Namanya juga punya departemen, jadi yg ngelola ramean deh. Awalan, Kadept. PO nyangka yg engga-engga. Bilang kalau fb Humas dikelola Tyan ‘n Mey saja. Padahal engga gitu kan.

Jadi buat semua undang Qta ya di kammi_banten@yahoo.com

 

Tahun Abu December 23, 2008

Filed under: Calon-Bicara — kammibanten @ 6:36 am

Tahun Abu (Kisah Heroik di Masa Khalifah Umar Ibn Khathab)

by : Yuda Aldurra

Ikhwah wa akhawat fiLLAAH hafizhakumuLLAAH.

Al kisah terjadi ketika zaman kepemimpinan khalifah kedua Umar “al Faruq” Ibn Khathab. Ketika itu Umar dihadapkan dengan cobaan yang sungguh luar biasa yaitu dimana terjadi kekurangan-kekurangan sampai meliputi ke seluruh sektor. Kekurangan-kekurangan itu diantaranya bencana kekeringan dan kelaparan yang berkepanjangan. Bencana kekeringan ini juga dikenal dengan nama tahun abu.

Sang Khalifah Umar Ibn Khathab langsung mengambil inisiatif yaitu memakai keuangan negara yang terdapat di Baitul mal. Kemudian uang dipergunakan untuk membeli dua ekor unta setiap harinya selama tahun abu ini berlangsung. Kemudian dua ekor unta itu disembelih dan dimasak. Setelah selesai proses pemasakan daging itu, Umar langsung memerintahkan kepada seluruh rakyatnya untuk memakan daging unta tersebut secara bergantian. Umar yang memiliki jiwa sensistifas amal yang sangat tinggi, beliau lebih memilih mendahulukan kepentingan rakyatnya (selalu menjadi yang terakhir) untuk menyantap hidangan daging unta tersebut.

Sang khalifah Umar Ibn Khathab setiap malamnya selalu mengililingi kota untuk mengamati bagaimana keadaan malam hari disana. Tiba pada suatu rumah Umar mendengar tangisan anak kecil. Beliau langsung mendekati rumah tersebut melihat apakah yang terjadi dalam rumah tersebut. Diketuklah pintu rumah itu dan terlihat ada seorang ibu-ibu tua sedang berada di dapurnya. Umar bertanya pada ibu-ibu tua tersebut, “wahai ibunda apakah suara tangisan anak kecil berasal dari rumah ini.” “Ya,” ibu itu menjawab. Umar bertanya kembali, “apakah gerangan yang menyebabkan anak itu menangis.” “Anak itu menangis karena kelaparan sudah beberapa hari ia tidak makan.” Jawab ibu itu kembali. “Apakah yang dimasak wahai ibu,” tanya sang khalifah “Batu, saya masak untuk menenangkan hati anak itu. Kami kelaparan disebabkan karena khalifah Umar sang pemimpin tidak memperdulikan rakyatnya yang kelaparan. Dimana sang khalifah itu? Dimana?” Setelah jawaban dari ibu-ibu tua itu tersentaklah hati Umar dan ingin menitikan air mata duka yang akibat dari kesalahan dirinya. Sang pengawal ingin memberitahu bahwa yang berada dihadapan ibu adalah sang khalifah Umar Ibn Khathab. Kemudian Umar menahan sang pengawalnya untuk mengatakan bahwa dirinya Umar Ibn Khathab. Pasca kejadian itu Umar langsung pergi untuk mengambil sekarung gabah dari Baitul Mal. Tetapi pengawalnya mencegahnya untuk mengambilkan sekarung gabah itu. Tetapi Umar menolak dan berkata, ini semua karena kesalahanku, aku harus bertanggungjawab atas kejadian ini.

Ikhwan wa akhawat fiLLAAH hafizhakumuLLAAH dari kisah itu dapat diambil beberapa ibroh untuk seorang pemimpin:

  1. Pelayanan

Sang pemimpin haruslah memiliki mental sebagai pelayan umat. Di saat rakyat membutuhkan, di saat rakyatnya menderita dan di saat rakyat dalam keadaan terjepit. Sang pemimpin haruslah mempunyai jiwa pelayan untuk rakyatnya itu. Bagaimana rakyat tidak kecewa kalau pemimin itu tidak melayani kepentingan-kepentingannya.

  1. Amanah

Jika amanah diserahkan kepada yang bukan ahlinya, kata Rasulullah, maka tunggulah saat-saat kehancurannya. Itu merupakan sebuah gambaran yang dijelaskan oleh Rasulullah. Bagaimana besarnya amanah yang dipikul oleh pemimpin, seperti yang dicontohkan ketika sang khalifah Umar ketika diangkat menjadi Khalifah kedua. Ketika itu Umar menangis karena akan beratnya memikul amanah yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan rakyat maupun pengadilan tertinggi, yaumul hisab.

  1. Memberikan yang terbaik

Seorang pemimpin harus memberikan yang terbaik untuk rakyatnya, ketika seorang pemimpin melihat kondisi rakyat semakin lama semakin memperihatinkan. Bagaimana tanggung jawab seorang Umar ketika melihat rakyatnya kelaparan, ia langsung sendiri mengambilkan gandum. Itu seorang pemimpin harus bisa memperhatikan, melihat dan langsung turun ke tengah kehidupan masyarakat. Dimana sang pemimpin harus memberikan yang terbaik kepada rakyatnya.

Mungkin itu hanya segelintir kisah heroik sahabat yang dapat diambil ibrohnya.

In Uridlu Illal Ishlaha Mastatho’tu

 

Mari Kita berHijrah December 23, 2008

Filed under: Calon-Bicara — kammibanten @ 6:32 am

Mari Kita berHijrah

Sejarah singkat tahun baru Islam.

By : Yuda Aldurra

( Kandidat Ketua KAMMI Banten 2008-2010)

Berselang dua atau tiga bulan setelah tahun baru Januari, (biasanya) satu tahun baru datang lagi atau dalam tahun ini berbeda hanya beberapa hari saja. Tahun baru Islam, 1 Muharram. Berbeda dengan tahun baru yang itu, yang ini sepi-sepi aja. Nggak ada keramaian apapun. Nggak ada tiup terompet dan karnaval dan jalanan cenderung nggak peduli dan adem ayem saja. Atu-atunya yang bisa kita nikmati dengan datangnya Tahun Baru Hijriah ini adalah hari libur jika nggak berbenturan dengan hari Minggu. Setelah itu, sudah nggak ada apa-apa lagi.

Padahal, Tahun Baru Hijriah, tahun kita semua umat Islam dicatatkan dengan sejarah yang menumpahkan darah dan jiwa. It’s about struggle of life. Kenapa Tahun Baru Hijriah ada, sesungguhnya merupakan sebuah perjalanan sejarah panjang yang telah ditorehkan oleh seorang manusia bernama Muhammad.

Kapan mulai terjadi perhiungan tahun Hijriah? Menurut salah satu riwayat, yang mendorong perhitungan tahun ini adalah adanya surat dari Abu Musa Al Asyari, amir atau gubernur di Bashrah kepada Kahlifah Umar Bin Khattab, bahwa ia menerima surat dari Khalifah yang nggak bertarikh tahun dan hal ini menimbulkan kesulitan. Dimulai pada tahun 17 Hijriah (H) atau 7 tahun sesudah wafatnya Nabi Muhammad SAW. tepatnya, terjadi waktu zaman Khalifah Umar ini. Dalam kepemimpinannya, diriwayatkan memperlihatkan kemampuan “leadership” yang tinggi, baik di pemerintahan maupun kemasyarakatan. Ditunjang pula, sikap kenegaraan demokratis yang berwawasan luas, berorientasi pada kepentingan rakyat. Ia juga dikenal sangat disiplin dan tegas dalam memerintahan.

Pada pembahasan mengenai soal perhitungan tahun tersebut, terdapat beberapa alternatif yang muncul. Ada yang menawarkan tahun kelahiran Rasulullah, tarikh kebangkitannya menjadi rasul dan ada pula yang menawarkan patokannya berdasarkan tahun wafat Nabi. Bahwa pada suatu hari Khalifah Umar Bin Khattab memanggil dewan permusyawaratan untuk membicarakan perihal system penanggalan. Dalam kesempatan itu, Ali Bin Thalib mengusulkan agar penanggalan Islam dimulai sejak peristiwa hijrah ke Madinah sebagai momentum saat ditinggalkannya bumi musyrik.

Usulan itu diterima sidang. Khailfah Umar pun menerima keputusan dan mengumumkan berlakunya Tahun Hijriah. Sebenarnya, Hijrah Nabi sendiri pada Kamis akhir bulan Safar dan keluar dari tempat persembunyian di Gua Thur pada awal bulan Rabiul Awal yaitu Senin 13 September tahun 622 Masehi. Tetapi Umar serta sahabat-sahabatnya setuju memulai tarikh dari bulan Muharram tahun itu karena Muharram merupakan bulan yang mula-mula Nabi berencana berhijrah dan bulan selesainya mengerjakan ibadah haji.

Apa makna dari Hijriah itu sendiri? Hijriah diartikan sebagai pindah-berpindah dari tempat yang nggak baik ke tempat yang baik-dalam hal ini kota Mekkah ke Madinah. Dan sekarang kita yang ada di masa sekarang inilah yang bertugas untuk meneruskan semangat dan cita-cita hijrah yang dirintis oleh Rasulullah dan para sahabat.

Semangat berhijrah seolah-olah akan menjadi semangat perubahan. Perubahan menuju perbaikan yang menyeluruh. Perubahan yang senantiasa selalu kita harapkan.

In Uridlu Illal Ishlaha Mastatho’tu

 

Makna untuk Pemimpin KAMDA December 17, 2008

Filed under: Calon-Bicara — kammibanten @ 7:37 am

Makna untuk Pemimpin KAMDA

By : Handriyanto Agung

(Kandidat calon Ketua KAMMI Banten 2008-2010)

Sebagai sebuah amanah yang dimintai pertanggung jawabannya di dunia dan di akherat, menjadi pemimpin dalam hal ini menduduki jabatan tertentu bukanlah sesuatu yang harus dikejar, seorang muslim pada dasarnya tidak boleh berambisi untuk menjadi pemimpin, akan tetapi dengan maksud memperbaiki keadaan, bisa dimungkinkan seseorang mau menjadi pemimpin yang dipercayakan kepadanya, ini berarti ambisi bukanlah pada kedudukan atau jabatannya, melainkan justru pada upaya perbaikan masyarakat dan bangsa itu.terlapas dari beberapa pendapat tentang bolehkah muslim meminta menjadi pemimpin atau tidak? Menurut ane sah-sah saja jika kita meminta jabatan atau berambisi untuk menjadi pemimpin terlepas dari momentum saat ini pemilihan Ketua Kamda 2008-2010, karena dengan menjadi pemimpin kita semua dapat m’xpresikan potensi kepemimpinan yang ada didalam diri kita untuk merubah, menjadikan, melayani dan menjadi tauladan untuk kader-kader di bawah kita.

So… gemana pendapat antum semua boleh/tidak kita minta jabatan??? (YA/TIDAK)

(kagak pake alasan juga gpp yang penting di jawab ya,)

 

Lomba Futsal dan Masak December 15, 2008

Filed under: Pra-Musda — kammibanten @ 4:09 am
Komsat Untirta Serang walkout!!
Hei, ada apa ini? Musda-Media yang hari Sabtu lalu datang ngintip finalnya Futsal di Onefutsal Pakupatan disambut dengan aksi walkout-nya komsat Untirta Serang yang dikomandoi oleh ketuanya AKh Ihya. Usut punya usut ternyata mereka kecewa sodara-sodara. Kecewanya apa dan kenapa, kalau mau tahu baca aja Musda Mags di Musda VI nanti ya. Sekarang mending Qta bahas hasil final futsalnya. 8-0, kekalahan telak yang diderita oleh Tim Kamda. Padahal, nih, yang turun para jawaranya yang langsung dipimpin ma Akh Ade Imat Ketua KAMMI Banten. 8 gol yang bersarang di gawang yang dijaga Akh Hendra masing-masing disumbang oleh Akh Santa (4 gol), dan 3 gol sisa oleh 2 rekannya.
Tim Kamda yang sore itu diperkuat oleh Ade Imat, Anam, Mumu, Heru, Ali, Yuda, dan Hendra sebagai penjaga gawang tidak mampu membalas satu gol pun ke gawang UPI Serang. Ini Kamda yang ga’ bisa main (^_^) apa memang UPI-nya hebat ya?
Di pertandingan sebelumnya Sabtu (6/12) lalu sebelum melaju ke final Kamda berhasil mengalahkan Untirta Serang dalam drama adu penalti. Dan UPI mengkandaskan impian komsat IAIN melaju ke final. Komsat Untirta Cilegon kemana ya? Kok ga’ ikut tanding?
Yang jadi PJ acara ini AKh Deni “Frensiip” yang juga merangkap sebagai wasit.
Di tempat berbeda dua jam sebelumnya, giliran para akhwat yang sibuk.
Lomba masak berbahan dasar tahu diikuti oleh departemen- departemen dan 2 komisariat. Dari Sosmas ada Ukhti Santi yang bikin perkedel tahu-jagung, Binsat ada Ukhti Irma yang sepagian nyiapin bakso tahu, Bendahara Jeng Yani menyertakan masakan berjudul kembang goyang tahu sebagai peserta. Dan Departemen KP yang telat datangnya siap dengan pepes tahu hangatnya. BKM yang notabene pengurusnya akhwat semua malah tidak ikut lomba. Tapi Ukhti Imas sibuk jadi panitia. Lumayan, daripada Humas yang enggak ikut lomba jadi panitia juga enggak (he..he..).
Dua komsat yang berpartisipasi adalah Komsat Untirta Serang yang berhasil mengubah tahu menjadi puding tahu. Tahu yang biasanya asin bisa jadi manis juga ya. Dan enak!
Dan tentu saja komsat IAIN yang tidak pernah absen ikut lomba ini. Bahkan sampai mengirim dua utusan. Masakan yang mereka buat adalah pecel tahu ala semarang (giamana bentuknya ya?) . Satu lagi menu mereka adalah tahu dan tahu-tahu enak . Eits, bukan ding! Mereka bikin perkedel tahu tanpa jagung dengan isi kentang.
Yang jadi juri lomba masak ada Teh Erna, Teh…(Istri Akh Kurniadi), dan Ketua KAMMI Banten Akh Ade Imat.
Tahu, semua tahu, mau tahu siapa yang menang?
Tungguin ‘tar di Musda tanggal 27-28 Desember 2008. (Mey)
 

Puisi : Jendela Waktu Tanpa Dinding December 15, 2008

Filed under: Puisi-Kepemimpinan — kammibanten @ 3:39 am

Jendela Waktu Tanpa Dinding
Oleh: Udo Yamin Majdi

dari jendela waktu tanpa dinding
kulihat kau duduk di singgasana
bersama permaisuri jelita
di tengah rakyat jelata
lalu berkata:
“akulah raja faruq,
akan mengubah delta
menjadi permadani palawija
akan menyulap sahara
menjadi istana!”

dari jendela waktu tanpa dinding
kudengar kau berkata di depan murid-muridmu:
“akulah sultan hasan
di sini kita akhir pertikaian
silahkan semua pelajari
ajaran maliki, syafi’i, hambali, atau hanafi!”

dari jendela waktu tanpa dinding
aku datang berbaris bersama engkau
dan dengan gagah kau berteriak:
“Shalahudin Al-Ayyubi tidak gentar,
justru akan kukejar mereka sampai ke puncak langit atau ke dasar lautan”

ketika jendela waktu itu tertutup
semuanya sirna
tak ada lagi penguasa
tak ada lagi ulama
tak ada lagi tentara
yang ada hanyalah pusara
bisu seribu bahasa
dunia memang fana

Cairo, 9 Desember 2008

Puisi ini oleh-oleh setelah berkunjung ke Makam Raja Faruq, Masjid dan Madrasah Sultan Hasan, dan Benteng Sholahudin Al-Ayyubi

 

Arti Kepemimpinan November 25, 2008

Filed under: Uncategorized — kammibanten @ 8:49 am

Oleh : Mukhtar Anam Efendy (KaDept. Kebijakan Publik KAMMI Banten)

Kepemimpinan Akan Senantiasa Hidup Dimanapun dan kapanpun, jangan pernah memungkiri kepemimpinan akan terus terulang kalapun pelakunya berbeda….

Arti Kepemimpinan. ……!

Pemimpin selalu diukur pada efektivitas kepemimpinannya. gagasan dan terobosan yang dilakukan dan berorientasi pada misi dalam melaksanakan tugasnya…. .dalam menjalankan amanah perlu mempersiapakan dua skenario sukses, sukses diperjalanan dan sukses ditrmpata tujuan jika satu agenda sukses (missionaccompleshe d) perlu mendapatkan penghargaan sebeluam ia melaksanakan tugas yang lain. adapun pengharagaan itu beragam bentuknya, bisa pujian, bingkisa dan yang lainya tapil konsep dasar nilai kepemimpinan menghukum dan memberi hadiah….
sisi lain seorang pemimpin seringkali mendapatkan tantangan dalam berbagai bentukmengalami banyak sekali fitnah dan intrik dalam rangka menyudutkan organiasasi. memecah belah hubungan personal ataupun ingin nmembangun opini tertentu. disinilah pelajaran penting dari kepemimpinan itu. seoranmg pemimpin tidak pernbah termakan issu, propaganda recehan…. yang marak dimedia. ataupun dimana saja, tapi mampu menyeleksi informasi yang akurat dan seimabang menganalisa dan memberi reaksi sewajarnya.. .pemimpin kelak menjadi pelita harapan ditengah kegelapan dengan sendirinya. ia berani tampil dengan kesiapan karena ia telah mempersiapkan ia harus belajar mengambil keputusan sendiri karena posisi kepemimpinan berada pada puncak gunung yang tinggi yang harus mengalami dingin danb kesendirian dalam mengahadapi tantangan… ..
pemimpin selalu menghadapi tantangan yang berbeda terkadang dari internal terkadang pula dari eksternal, tapi dengan semangat dan bijaksananya tenya seorang pemimpin harus memilki jiwa yang besar. nurani yang dalam berjanji mengurangi pada ketertarikan yang dapat menghancurkan mengukuhkan sikapnya yang terbuka menampung aspirasi dan pemberdayaan terhadap kader yang berpotensi komitmen terhadap konsep dan konsisten terhadap kompeten serta hidup pada jalur kebenarana
jangan pernah mencari siapa  dia darimana asalnya….. .  tanpa kita sadri pemimpin itu adalah orang yang membaca dan memahami arti tulisan ini……… ……… …dan mengakuratkan pada sikap dan nilai hidupnya.
ALLAH Akbar ……

 

Rangkaian Acara Pra-Musda November 17, 2008

Filed under: Uncategorized — kammibanten @ 9:18 am

Sudah pada tahu kan kalau Musda (Musyawarah Daerah) KAMMI Banten dari tanggal 27- 28 Desember 2008 (Insyaallah). Nah sebelum acara Musda ada rangkaian acara pra Musda tuh. Nih agndanya :

~21 November 2008 : Dialog kepemudaan dengan tema : ” Membangun
peran pemuda menuju pembangunan kota serang Madani” bertempat di BKM,
pukul 08.00 wib.
~22 November 2008 : Lomba futsal

~10 – 21 November 2008 : lomba komisariat tersehat
~10 nov – 10 desember 2008 : lomba menulis
~6 desember 2008 : Lomba memasak
~ 21-23 Desember 2008 : Pasar Rakyat, bertempat di plataran Islamic
Centre
~21 desember 2008 pukul 08.00 – 12.00 WIB Bedah Buku menyiapkan
Momentum karangan Rijalul imam (mantan staf Kderisasi kAmmi pusat)

~21 Desember 2008 pukul 13.00 – 15.30 WIB Bedah buku Menuju
muslim negarawan karangan taufik Amrullah (mantan ketua KAMMI Pusat)
~21 Desember 2008 pukul 16.00 – 18.00 Bedah visi misi Kandidat
Ketua umum kamda banten.
~22 Desember 2008 Pukul 08.00 – 12.00 Seminar & Sosialisasi
undang-undang Pornograpi
~22 Desember 2008 pukul 13.00 – 16.00 Seminar pendidikan
~23 Desember 2008 pukul 2008 konser Nasyid, menghadirkan Izzis
dan tim nasyid lokal.
~23 desember 2008 Bakti sosial..
Bagi para entrepreneur yang berminat, menyimpan produknya bisa
menghubungi Sauqi (081808098123).

Untuk sementara segitu dulu informasi Rangkaian acara Musda.

.

 

Musda Media November 15, 2008

Filed under: Uncategorized — kammibanten @ 4:39 am

Assalamu’alaikum

Akhi ukhti saudara dan saudariku seperjuangan, kami Humas Kamda dibantu Humas Komsat IAIN sengaja membuat blog ini sebagai Musda Media. Untuk menjembatani semua kepentingan informasi musda. Termasuk bedah visi-misi para AB-3 yang menjadi kandidat Ketua kedepan. Tujuannya agar KAMMI Banten mempunyai pemimpin yang punya grand design untuk organisasi ini. Juga agar para kader dan khalayak umum lainnya bisa mendapat gambaran tentang calon Ketua KAMMI Banten kedepan.

Jadi mohon partisipasinya.

Salam,

Tim Media Musda

 

Hello world! November 15, 2008

Filed under: Uncategorized — kammibanten @ 4:02 am

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!