Cerpen : Anggaplah Ini Cerpen bag.1

Posted: June 14, 2010 by meyzahra in Celoteh Humas

Bekeners

oleh : Mey Liza

Hai everybody, annyong haseo ^_^
Kenalin aku Zahra, mau dipanggil Mei juga boleh. Eh, karena ini cerpen (atau anggaplah begitu) panggil saja aku Zahra ya.

Aku punya teman (aku punya teman…gaya nyanyinya Duo Maia ^_^), ada Kay, Lila, Isna, Sinta, dan Eda (hehehehehe rada mirip nama siapa gitu ya..hehehehehe).
Kami satu genk di sekolah, nama genk kami genk beken. Enak sih punya genk di sekolah, tapi kadang di cemburuin juga sama anak-anak yang lain. Dianggap kami ini tidak membaur lah, kurang sosialisasi dengan yang lain lah, sombong lah. Yah namanya juga pendapat orang, pasti macem-macem.

Kami, sih, enjoy aja. Whateverlah dengan orang lain, asal kami ga’ ngerugiin orang lain kenapa juga harus peduli apa yang orang katakan pada kami. Dan yang pasti, prestasi kudu tetep dijaga.

Bekeners pada ikutan rohis di sekolah. Makanya kami cantik-cantik karena rapih dengan kerudung yang nutup aurat. Kay yang awalan ikut Rohis. Terus kami ikutan juga deh. Makanya Kay tuh jadi kakak tertua kami. Kalu ngumpul-ngumpul pasti di rumah Kay.

Seperti malam ini, kami mau pajamas party di rumah Kay. Lila yang ngusulin gitu.

“Tar malem mabit yuk di rumah Kay,” usul Lila pagi ini.
Mabit tuh istilah pajamas party-nya anak Rohis.

“Oke. Tar aku yang hubungin Kay, kamu yang ngehubungin yang lain ya.” Aku berkata pada Lila. Pagi ini Lila nganterin aku pake si-Revi (nama motor Lila) ke daerah Pasar Lama. Di tengah jalan kami sambil ngobrol. Lila cerita panjang lebar soal permasalahan internal yang sekarang lagi diributin di Rohis.

“Kita ga’ pengen kan Rohis hancur gitu aja karena masalah ini?”

Aku hanya mengangguk menjawab perkataan Lila.

“Makanya kita harus segera bertindak, yang salah harus bertanggung jawab. Kita mainkan aturan yang ada.”
Kulihat kesungguhan di mata Lila. Iya, akupun sepakat. Kakak-kakak kelas 12 sudah sibuk dengan urusan masing-masing. Tentu saja urusan kuliah mereka. Ga’ mungkin bisa ngarepin mereka mau ngurusin masalah Rohis. Jadi kamilah yang harus maju jadi garda terdepan untuk membereskan ini. Atau minimal, mikirin masalah ini.

****

Sudah sore, tidak lama lagi aku akan ketemu Kay, Lila, Isna, Eda dan Sinta. Ku tatap foto kami berenam yang tergantung di dinding

eh kok malah foto itu? Bukan, bukan yang itu geh.
Tapi yang ini
Hmm…ada tujuh sih. Satu lagi gambarnya Tulip, yang sekarang sudah jarang gabung dengan Bekeners.

Yuk ah babai, luph yu all gals ^_^

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s